Modul Pelatihan Basic Learning Skills: Modul 1: Speed Reading (Free Download in PDF)
Modul ini adalah panduan bagi para trainer, untuk melatih peserta agar mampu membaca lebih cepat. Modul ini disusun
berurutan berdasarkan urutan slide (tayangan
Power Point) yang akan ditayangkan
kepada para peserta. Dengan demikian, trainer akan lebih mudah untuk memahami
apa saja materi dan penjelasan yang harus diberikan kepada para peserta pada
masing-masing tayangan slide tersebut.
Berikut ini adalah urutan slide yang akan ditayangkan kepada para peserta:
Slide
|
Isi
|
Keterangan
|
Hal
|
Slide 1
|
Judul
|
Slide ini berisi tampilan judul “Speed Reading”. Pada slide ini,
trainer melakukan aktivitas-aktivitas pembukaan,yaitu memperkenalkan diri
dan ice breaking.
Setelah trainer memperkenalkan diri
dan melakukan ice breaking,
kemudian trainer melakukan pre test
kecepatan membaca para peserta, yang dilanjutkan dengan skoring. Prosedur apa
saja yang harus dilakukan oleh trainer untuk melakukan pre test, dari bahan bacaan hingga cara skoring ada pada bagian
ini.
|
5
|
Slide 2
|
Penormaan Kecepatan Membaca
|
Slide ini berisi penormaan
kecepatan membaca. Dengan penormaan tersebut, maka para peserta menjadi
faham, apakah skor kecepatan membaca yang mereka capai pada sesi pre test itu
termasuk lambat, rata-rata, cepat,
sangat cepat, atau super cepat. Dengan mengetahui level kecepatan
membacanya, diharapkan trainer dapat mengajak para peserta untuk berdiskusi,
mengarahkan dan menetapkan tujuan yang ingin dicapai melalui sesi-sesi dalam
pelatihan ini.
|
11
|
Slide 3
|
Pentingnya Membaca Cepat
|
Pada bagian ini, trainer memaparkan
akan pentingnya membaca cepat. Trainer harus mampu memaparkan secara jelas,
runtut dan logis akan arti penting membaca cepat. Dengan demikian, diharapkan
para peserta menjadi lebih termotivasi untuk mengikuti sesi-sesi pelatihan
membaca cepat ini.
|
13
|
Slide 4-8
|
Mekanisme Psiko-Sensori Saat
Individu Melakukan Aktivitas Membaca
|
Bagian ini adalah penjelasan
teoretis tentang bagaimana proses membaca itu berlangsung, sekaligus menjadi
landasan teoretis dari latihan-latihan yang akan dijalani oleh para peserta.
Keterampilan trainer untuk menjelaskan bagian ini, sehingga mudah dipahami
oleh para peserta, akan memudahkan para peserta untuk memahami maksud dan
tujuan dari beragam latihan yang akan mereka jalani. Hal ini tentu saja akan
lebih memudahkan trainer untuk mencapai hasil pelatihan yang ditargetkan.
|
15-17
|
Slide 9
|
Faktor-faktor Penghambat Kecepatan
Membaca
|
Bagian ini menjelaskan tentang
berbagai kebiasaan buruk yang dapat menghambat individu untuk membaca lebih
cepat. Pada bagian ini, trainer diharapkan mampu untuk memaparkan dan
memberikan motivasi pada para peserta untuk merubah-kebiasaan-kebiasaan tidak
efektif tersebut.
|
18
|
Slide 10
|
Prinsip-prinsip Membaca Cepat
|
Setelah menjelaskan tentang
faktor-faktor yang menghambat kecepatan membaca, pada bagian ini trainer
menjelaskan tentang faktor-faktor apa saja yang mendukung individu untuk
membaca lebih cepat. Trainer menjelaskan bahwa latihan-latihan yang akan
dijalani oleh para peserta merupakan aplikasi dari prinsip-prinsip tersebut.
|
20
|
Slide 11-12
|
Senam Mata
|
Bagian ini berisi panduan bagi para
peserta untuk melakukan senam mata. Tujuan dari senam ini adalah untuk
meregangkan otot-otot mata, sehingga mata lebih mudah untuk merespon stimulus
bacaan secara cepat. Senam mata ini terbagi dalam dua seri. Adapun rincian
prosedur, alat dan bahan ada pada keterangan modul.
|
21
|
Slide 14
|
Latihan Identifikasi Kata
|
Pada bagian ini, trainer mengajak
para peserta untuk berlatih mengenali kata secara cepat. Alat, bahan dan
instruksi dijelaskan di dalam modul.
|
27
|
Slide 15
|
Hal-hal yang harus diperhatikan
dalam menggunakan tehnik membaca cepat
|
Membaca adalah sebuah proses yang
dinamis. Ada kalanya, seorang pembaca menghadapi sebuah situasi di mana ia
mengalami kesulitan untuk memahami isi dari teks yang dibacanya. Oleh karena
itu, tinggi atau rendahnya kecepatan membaca seorang pembaca juga harus
disesuaikan dengan situasi dan kondisi teks yang sedang dibaca oleh pembaca
tersebut. Tujuan akhir dari sebuah aktivitas membaca bukanlah menyelesaikan
sebuah teks secara cepat, akan tetapi tercapainya pemahan dan transfer of knowladge.
Pada bagian ini, trainer menjelaskan pada situasi seperti apa
sajakah peserta boleh memperlambat ritme bacaanya, bahkan melakukan hal-hal
yang dianggap sebagai kebiasaan buruk dalam membaca, seperti regresi , guna tercapainya pemaham
maksimal akan isi teks yang dibaca tersebut.
|
29
|
Slide 16
|
Latihan Membaca Teks
|
Pada bagian ini, trainer mengajak
peserta untuk menerapkan tehnik membaca cepat pada teks yang sesungguhnya.
Penekanan pada bagian ini adalah, para peserta diajak untuk berlatih membaca
dalam kelompok kata/frasa, bukan kata per kata.
Setelah peserta menjalani sesi
pelatihan membaca cepat, maka trainer mengajak diskusi dan memberikan
feedback kepada para peserta khususnya jika didapati peserta yang masih
kesulitan untuk membaca lebih cepat.
|
30
|
Non Slide
|
Post Test
|
Trainer memberikan bahan bacaan
pada para peserta, kemudian mereka diminta untuk membaca. Adapun prosedur
post test sama sebagaimana pre test. Post test dilakukan untuk mengetahui
apakah sesi-sesi pelatihan yang telah dilalui cukup efektif untuk
meningkatkan kecepatan membaca para peserta ataukah tidak
|
37
|
Belum ada try out untuk modul ini, sehingga belum diketahui taraf efektifitasnya dalam meningkatkan kecepatan membaca para pesertanya, Penulis sangat berterima kasih jika ada yang memlakukan uji coba atas modul ini dan memberikan feedback yang bermanfaat untuk perbaikan modul ini.
Download link:
Komentar
Posting Komentar